Kamis, 26 Maret 2009

kata saya


munkin beberapa dalam tulisanku ini ada sedikit kesalahan, maklum... saya nuga baru belajar menulis dan membuat blog ini... maaf ya....

Jumat, 20 Maret 2009

Siapa Yang Boleh Sombong?

Iblis "laknatullah 'alaih" terusir dari kenikmatan Sorga karena kesombongannya. Ini adalah pelanggaran terberat yang pernah dilakukan oleh mahluk kepada Tuhannya. Karena merasa dirinya lebih hebat dari Adam, maka Iblis menolak ketika Allah SWT memerintahkan ia untuk sujud kepada Manusia pertama itu.
Sungguh kesombongan adalah kesalahan yang sangat besar. Karena itulah kini setelah terlaknat dan terusir dari Sorga Iblis dan para syaithan berusaha menularkan penyakit hati yang teramat berbahaya itu kepada anak cucu Adam (manusia). Iblis tak mau sendirian menghuni neraka yang penuh siksa dan derita. Ia akan mencari kawan sebanyak-banyaknya.
Tatkala kesombongan telah hinggap di hati manusia, ketika itu pulalah harga dirinya jatuh pada tempat yang sangat rendah.
Kesombongan seseorang timbul karena menganggap diri serba lebih dari orang lain. Si Pulan sombong karena merasa lebih pandai, si Anu sombong kerana merasa lebih kaya, si Itu sombong karena lebih cantik, dan masih banyak lagi jenis kesombongan yang lainnya. Yang jelas, ketika perasaan "lebih" itu telah menghinggapi hati, lupalah manusia akan ke "dhaipan" diri. Kita tak sadar bahwa sehebat-hebatnya mahluk, toh masih terikat dalam lingkaran kehidupan yang memiliki keterikatan antara satu dengan lainnya. Fakta telah berbicara bahwa tiada kekuasaan manusia yang tak runtuh manakala kesombongan telah tumbuh di hati mereka. Tak terhitung jumlah rezim yang tumbang karena tak mampu mengendalikan diri lalu terjebak dan dilingkupi oleh berbagai kesombongan.
Fir'aun misalnya. Atau seorang kaya bernamaQarun yang masih hidup sejaman dengan raja Mesir itu. Dan dari jaman kejaman, sejarah masih terus mencatat nama-nama orang yang mati konyol karena tenggelam dalam kesombongannya.
Saat seseorang merasa lebih hebat dari orang lain,saat itu juga matanya tertutup untuk melihat peluang-peluang kehancurannya yang disebabkan oleh orang lain. Kewaspadaan hilang dan lawanpun memiliki kesempatan untuk menjatuhkan.
Allah Maha bijak. Diciptakannya komponen alam ini berdiri dalam suatu rangkaian yang tersambung dan dihubungkan oleh suatu jalan yang bernama kebutuhan.
Si Anu yang merasa paling kaya toh masih membutuhkan pegawai dan karyawan untuk meringankan beban pekerjaannya. Paling tidak ia memerlukan super market, tempat perjudiann, atau para perempuan malam untuk sekedar menjadi tempat menghambur-hamburkan uang.
Si itu yang merasa lebih cantik bukankah masih membutuhkan petugas salon untuk sekdar membantu menutupi bekas-bekas jerawat.
Paling tidak semua orang yang merasa serba lebih, masih membutuhkan orang lain yang dianggap kurang, sekedar sekedar untuk dibandingkan dengan dirinya.
Kesombongan atau "Al Mutakabbir" adalah hak Allah saja. Ia lah yang tidak membutuhkan sesuatu diluar diriNya. Ia maha berdiri sendiri (Qiyamuhu bi nafsihi). Ialah Yang memberikan segala kelebihan yang dimiliki oleh sekelompok mahluk atas mahluk lainnya.
Semoga kita terhindar dari kesombongan. Penyakit yang telah menyebabkan Iblis memperoleh tempat abadi di neraka (asya)

Penutup dan Hijab

Menjaga anak perempuan untuk menjaga hijab agar terbiasa ketika besar sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang tua.
Hendaknya pula mereka dijauhkan dari pakaian orang-orang asing dan mode mereka seperti halnya pantolan (celana panjang) yang ketat dan pakaian yang lain yang menjadi adat yang memudharatkan. Rasulullah SAW bersabda: "Nabi melaknat kaum laki-laki yang menyerupai wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum laki-laki. Dan beliau melaknat pula orang-orang banci dari kalangan laki-laki dan perempuan-perempuan yang seperti laki-laki." (HR. Bukhari).
Menjadi kewajiban kita untuk memerintahkan anak perempuan mengenakan kerudung (penutup) dikepalanya sejak usia tujuh tahun. Semua itu agar ia terbiasa dengan hijab yang sesungguhnya Isalm itu melindungi kaum hawa dari pandangan atau pun kejahilan kaum lelaki yang mengumbar nafsunya kepada wanita.
Al-Qur'an Nur Karim telah menyerukan seluruh wanita yang beriman untuk mengenakan hijabnya. "Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, putri-putrimu, dan wanita-wanita kaum mukminin untuk mengulurkan jilbab mereka menutupi tubuh-tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenali, karena itu mereka tidak akan diganggu." (AL-Ahzab: 59)
Wahai saudariku marilah kita berusaha agar putri-putri kita hendak menutup auratnya, sungguh berapa banyak kaum wanita menjadi pelecehan kaum pria hanya karena tergoda dengan tubuh mereka yang tak tertutupi oleh hijab. sungguh semua itu jelas wanita yang menjadi korbannya dan marilah kita wahai kaum wanita membentengi diri dengan keimanan dengan mengikuti apa yang telah Allah perintahkan terhadap kita. semiga kita menjadi wanita soleha yang diridhoi Allah SWT, amiiiiin.....
Dikutip dari: Panduan Praktis Menumbuhkan Iman Anak
Oleh: Syaikh Muhammad Jamil Zainu

Taubat Sejati

Imam Malik bin Dinar mengajari kita dalam bagian ini tentang seorang pemuda kecil di waktu haji, dengan bertutur,
"Ketika kami mengerjakan ibadah haji, kami mengucapkan talbiyah dan berdoa kepada Allah, tiba-tiba aku melihat pemuda yang masih sangat muda usianya memakai pakaian ihram menyendiri di tempat penyendiriannya tidak mengucapkan talbiyah dan tidak berdzikir mengingat Allah seperti orang-orang lainnya. Aku mendatanginya dan bertanya, 'mengapa dia tidak mengucapkan talbiyah ?'"

Dia menjawab, "Apakah talbiyah mencukupi bagiku, sedangkan aku sudah berbuat dosa dengan terang-terangan. Demi Allah! Aku khawatir bila aku mengatakan labbaik maka malaikat menjawab kepadaku, 'tiada labbaik dan tiada kebahagiaan bagimu'. Lalu aku pulang dengan membawa dosa besar."

Aku bertanya kepadanya, "Sesungguhnya kamu memanggil yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Dia bertanya, "Apakah kamu menyuruhku untuk mengucapkan talbiyah? "

Aku menjawab, "Ya."

Kemudian dia berbaring di atas tanah, meletakkan salah satu pipinya ke tanah mengambil batu dan meletakkannya di pipi yang lain dan mengucurkan air matanya sembari berucap, "Labbaika Allaahumma labbaika, sungguh telah kutundukkan diriku kepada-Mu dan badan telah kuhempaskan di hadapan-Mu."

Lalu aku melihatnya lagi di Mina dalam keadaan menangis dan dia bekata, "Ya Allah, sesungguhnya orang-orang telah menyembelih kurban dan mendekatkan diri kepada-Mu, sedangkan aku tidak punya sesuatu yang bisa kugunakan untuk mendekatkan diri kepadamu kecuali diriku sendiri, maka terimalah pengorbanan dariku. Kemudian dia pingsan dan tersungkur mati. Akupun mohon kepada Allah agar dia mau menerimanya. (Sumber: Asyabalunal 'Ulama (65 Kisah Teladan Pemuda Islam Brilian), Muhammad Sulthan)

Kamis, 19 Maret 2009

WAJIBNYA BERIMAN KEPADA ALLAH SWT.

Sebagai manusia yang lemah sudah seharusnya kita memohon dan menyembah hanya kepada Allah SWT, karena tiada Tuhan yang patut kita sembah kecuali Allah SWT dan tak ada yang sempurna didunia ini kecuali Allah SWT.
Dalam sebuah riwayat dari Abu Dzar Jundub bin junadah dan Abu Abdurrahman Muadz bin Jabbal ra. rasulullah SAW bersabda: " Bertaqwalah kamu kepada Allah SWT di manapun kamu berada, iringilah kesalahan kmau dengan kebaikan niscaya Ia dapat menghapuskannya dan pergaulilah semua manusia dengan budi pekerti yang baik." (HR. Tirmidzi).
Ketaqwaan kita kepada Allah SWT, mampu membuat kita menjaga diri kita dari perbuatan tercela dan hina, menyelamatkan kita didunia dan di akhirat. Mematuhi segala perintah-Nya adalah kewajiban kita sebagai hamban-Nya yang lemah. Allah telah mengatur bagaimana seharusnya diri kita dalam menjalani hidup kita agar kita senantiasa dekat dengan Allah SWT dan menjauhi segala apa yang Allah haramkan.
Bagaimana cara kita mengetahui apa-apa saja perintah Allah dan larangan-Nya, yaitu kita bisa mengetahuinyha melalui Al-Qur'an dan hadits. Allah SWt telah memberika kita petunjuk melalui Rasulullah SAW.
Sebagai muslim yang sempurna kita harus bisa menerima segala apa yang telah Allah tentukan dan apa yang telah Rasulullah perintahkan, sebagai hamba Allah dan ummat Muhammad SAW, karena apa yang Rasulullah perintahkan semata-mata semua itu dari Allah SWT. Termasuk salah satu dalam keimanan sebagai seorang muslim adalah mengakui Rasulullah SAW sebagai utusan Allah dan nabi akhir zaman.
Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar bin Khatab ra, Rasulullah SAW bersabda," Islam itu didirikan diatas lima dasar, bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah SWT
dan Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke baitullah dan berpuasa dibulan ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim).
Sebenarnya kita bisa menumbuhkan ketaqwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT dengan apa yang ada pada diri kita, cobalah untuk bertanya kepada diri kita sendiri bagaimana bisa kita hidup dalam kandungan seorang ibu (manusia), hingga kiat lahir dengan fitrahnya itu semua karena Kebesaran Allah SWT juga alam semesta ini termasuk bukti kekuasaan Allah SWT. Maka patutlah kita untuk bertaqwa dan beriman kepada Allah SWT.
Dari: umu khudzaifah Asy syafei.

Rabu, 18 Maret 2009

Bapak Yang Sesungguhnya

Masuklah seorang ayah kedalam rumah dipermualaan malam sebagaimana biasanya. Tiba-tiba dia mendengar suara tangisan yang bersumber dari kamar putranya. Sang ayahpun masuk kedalam kamar putranya dengan keberanian dan penuh tanya tentang sebab tangisan putranya. Sang anak menjawab dengan tersengguk: "Tetangga kita, si fulan, kakek Ahmad temanku telah meninggal."
Sang ayah berkata dengan penuh heran: "Apa?Si fulan telah mati? biar saja situa bangka yang telah hidup lama itu mati, di bukan urusanmu. engkau menangisinya? celaka kamu, anak dungu! Engkau telah mengagetkanku, kukira telah menjadi bencana dirumah, ternyata semua tangisan ini hanyalah karena orang tua itu. bisa jadi seandainya aku mati engkau tidak akan menangisi aku seperti ini."
Sang anakpun melihat kepada ayahnya dengan pandangan penuh air mata dan hati yang berkeping-keping seraya berkata: "Ya, aku tidak akan menagisi ayah sepertia aku menangisinya! dia adalah orang yang memegang kedua tangan ku menuju shalat jum'at dan shalat berjama'ah pada shlalat subuh, dia adalah orang yang memberikan peringatan kepadaku dari teman-teman yang buruk, serta menunjukanku kepada teman-teman yang shalih dan bertakwa. dialah yang telah memberikan semangat kepadaku untuk menghafal Al-Qur'an, serta mengulang-ngulang zikir."
"Sementara ayah, apa yang telah ayah perbuat terhadap diriku? ayah hanyalah ayah dalam penamaan, ayah adalah ayah bagi jasadku. Adapun dia, maka dia adalah ayah bagi rohku. hari ini aku akan menangisinya, dan aku akan terus menangisinya, karena dialah ayahku yang sejati."
Lalu sang anak pun terus terisak dan menangis.
Saat itulah sang ayah tersadar dari kelalaiannya. Dia terkesima dengan ucapan putranya, merindinglah kulit-kulitnya, dan hampir-hampir air matanya berjatuhan dipelupuk matanya. serta merta dia peluk dan timang putranya, dan sejak hari itu dia tidak pernah meninggalkan satu shalatpun didalam masjid.
Diambil dari:Qiblati edisi 12 tahun III.

Senin, 16 Maret 2009

RESEP

ini resep yg udah aku kumpulkan dari berbagai situs.....

Sate Padang

Ingredients:

  • Daging 1/2 kg.
  • Cabe 1/4 ons (tergantung kesukaan)
  • Merica, ketumbar, jinten, masing”nya 1 st
  • Jahe, junyit, sereh, lengkuas, masing”nya seibu jari.
  • Daun kunyit, d.jeruk.
  • Bawang merah 8 siung
  • Bawang putih 4 siung
  • 1/2 cangkir tepung beras, dan garam secukupnya.

Recipe Properties:

  1. Semua bumbu, kecuali lengkuas, d.jeruk, & d.kunyit, dihaluskan
  2. Rebus daging bersama bumbusemua bumbu, sampai matang
  3. Angkat daging, lalu potong” kecil, dan tusuk dgn lidi sate.
  4. Tepung beras dilarutkan dlm air lalu dimasukkan kedlam air rebusan daging, terus direbus sampai kental, seperti bubur.
  5. Siramkan bumbu tsb diatas sate.
  6. Dihidangkan hangat” bersama ketupat/lontong

Tanggung jawab Orang Tua dan Pendidik


Seorang ibu, ayah, pendidik dan seluruh masyarakat akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah atas pendidikan terhadap generasi ini.
Bila mereka mengesampingkan masalah pendidikan, generasi ini akan celaka dan mereka akan mendapat beban dosa di punggung-punggung mereka. Oleh karena itu diriwayatkandidalam hadits: "masing-masing dari kalian adalah pemimpin dan masing-masing akan ditanya tentang yang dipimpinnya."
Dan berita genbira bagi kalian pula wahai ayah dan ibu, dengan hadits yang shahih ini:
"jika seseorang meninggal, amalannya akan terputus kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang terus diambil faidahnya, atau anak shalih yang mendo'akan kebaikan kepadanya." (Diriwayatkan dari Muslim)
=dikutip dari: Panduan Praktis Menumbuhkan Iman Anak- syaikh Muhammad Jamil Zainu=

Do'a Yang Mustajab

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yang bangun tidur di malam hari kemudian mengucapkan, Tidak ada sesembahan yang benar selain Allah saja tiada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nyalah kerajaan dan hanya milik-Nyalah segala puji, dan Ia maha berkuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah , segala puji bagi-Nya. Tiada Ilah yang haq selain Allah, dan Allah Maha Besar, Tiada daya dan kekuatan selain dengan Allah.
Kemudian ia berkata, "Ya Allah ampunilah aku." Atau bila ia berdo'a, akan dikabulkan do'anya. Dan bila dia berwudhu dan shalat, akan diterima shalatnya."
(Diriwayatkan al Bukhari)
(Disalin dari: Panduan Praktis Menumbuhkan Iman Anak. Syaikh Muhammad Jamil Zainu)

Muhammad Hudzaifah asy Syafei

Ini anak kami yang pertama.Namanya Muhammad Huzdaifah asy Asyafei sekarang usianya 2 thn 1/2. kelahiran samarinda 10 agustus 2006.
Foto ini juga diambil saat kami liburan di kampung halaman. Tak ada kata yang dapat menggambarkan kebahagian kami saat anak pertama kami lahir....
ketika Allah sudah memberikan harta yang tak ternilai harganya maka dunia terasa lengkap.
Begitu juga ketika kami diberi kepercayaan untuk yang kedua kalinya... Anak kami Zalfa Abdillah...
Anak adalah anugrah yang tak dapat dinilai atau disamakan dengan apapun didunia ini...

Blog Pertama Saya


Alhamdulillah, pada akhirnya saya punya blog juga. dan ini adalah blog pertamaku. setelah belajar, ternyata saya berhasil membuat blog ini. Ya... maaf aja kalau blog ini masih rada amburadul, maklum... masih belajar.
Saya berharap blog sederhana ini bisa membawa manfaat dan menjadi pengobat rindu bagi keluarga yang jauh.
Keluarga di mana saja, tinggal ketik alamat blog... langsung bisa silaturrahim, kirim pesan dan berkomunikasi melalui dunia maya ini.
Oya, kenalin nih... gambar yang disamping ini anak ke-2 saya, namanya Zalfa Abdillah (makanya blog ini judulnya umuzalfa... he..he).
Foto ini di buat saat kami berlibur ke kampung halaman saya di Kutai Barat (Kubar). Waktu itu di sana lagi banjir, jalanan terendam air, dan aktiftas masyarakat di sana lumpuh total akibat jalur transportasi terputus oleh genangan air.
Tapi Alhamdulillah... banjir nggak berlangsung lama...